Data Center - Cloud - Monitoring Solutions

Daya Cipta Mandiri Solusi

Kemampuan, Kreasi untuk Kemandirian memberikan Solusi terbaik.

Data Center, Cloud dan Monitoring

Dunia bergerak sangat cepat, kami berusaha mengikutinya dan berikan yang terbaik.

Kemampuan untuk terus belajar dan berkarya

Kami berikan yang terbaik melalui terus berinovasi, belajar hal baru dan berkarya bersama.

Kami melayani Happy Customer

Tujuan kami, membuat Customer puas dengan layanan kami.

Kami terus belajar, menyiapkan diri Go Global

Kami terus belajar, menempuh mimpi kami, melayani customer global.

Saturday, December 8, 2018

Kami akan hadir dalam Seminar Smart Factory 13 Des 2018

Kami  kembali akan hadir di Seminar terkait Industry 4.0, kali ini akan membahas Smart Factory 4.0.

Smart Factory ini muncul seiring dengan program pemerintah terkait Indonesia Making 4.0. Program yang dirilis pada April 2018 ini kemudian disambut oleh berbagai pihak, termasuk APTIKNAS sebagai asosiasi perusahaan kami bernaung.


Kali ini Seminar Smart Factory 4.0 akan berfokus kepada implementasi Internet of Thing, Big Data, Smart Building hingga Smart Logister. 

APTIKNAS dengan beragam anggota yang bergerak di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkait dengan hal-hal tersebut diatas akan menampilkan produk dan solusinya.

Kegiatan akan dilakukan di Holiday Inn Jababeka. Jababeka merupakan titik sentral kawasan industri di daerah Cibitung - Cikarang hingga Karawang. 

Kami akan mempresentasikan solusi PRTG untuk monitoring proses bisnis di pabrik, termasuk melakukan monitoring atas perangkat pabrik.

Share:

Paessler’s PRTG makes Industry 4.0 a reality for coil form manufacturer Weisser

In Germany, Industry 4.0 – or the fourth industrial revolution – is one of the hot topics of the day. By connecting the virtual and the physical it promises to open up a whole new world of possibilities for manufacturers to do things better, faster and more efficiently.
Industry 4.0 is part of the German Government’s High-Tech Strategy and a focus for The Federal Ministry of Education and Research whose priority it is to define standards so that SMEs can start adopting it. One company that is ahead of the curve and already testing out the principles of Industry 4.0 on the factory floor is Kutzschbach Electronic GmbH & Co. KG (Kutzschbach).
This automation and IT systems house has applied its knowledge of the worlds of both IT and manufacturing. Using Paessler’s PRTG network monitoring tool, it has helped deliver process and productivity improvements for Weisser Spulenkörper (Weisser), a manufacturer of coil forms.

Round-the-clock checks

Established 60 years ago, Weisser is a global manufacturer of coil forms. Weisser’s products are typically used in the automotive industry as well as in electrical engineering, mechanical engineering and medical technology – wherever there is a need for electronic components of the highest quality. Weisser uses injection molds in its manufacturing process, which enables it to produce bespoke coil forms to meet customers’ individual requirements.
kutzschbach_logo (1)This is a time-consuming process, the main issue being that it is impossible to know exactly when the machine has actually finished making them. In the past, this has meant a specialist checking the machine regularly – often through the night or over the weekend so that as soon as the machine has finished one job it can move on to the next, for maximum efficiency. However, even with regular checks there was always a period when the machine was out of action.

Establishing communication

The solution seemed clear: the machine simply needs to notify the operator as soon as the job is complete. However, the traditional separation of IT and manufacturing, further complicated by safety issues and lack of standards, currently make this difficult to achieve, which is why the uptake of Industry 4.0 is so slow in some areas. Fortunately Kutzschbach was able to apply its expertise to Weisser’s problem.
It developed a PRTG-based application which makes it possible to connect machines to the world beyond the production floor. The core client reads the signals sent by the production machine and “translates” them into XML. This information is sent to the PRTG Probe and from there to the central PRTG installation. PRTG can then show the status of the machine and provide alerts in a variety of formats such as email, SMS and push notifications.
Tobias Schiffelholz, head of Service and Support at Kutzschbach Electronic
Tobias Schiffelholz, head of Service and Support at Kutzschbach Electronic
Tobias Schiffelholz, head of Service and Support at Kutzschbach Electronic said, “We’ve been using PRTG Network Monitor as a Unified Monitoring solution for years, and it has delivered huge benefits both for us and for our customers. Thanks to the API and the architecture of PRTG, as well as our own expertise and strong relationship with Paessler, we were able to combine the Kutzschbach Connection Wizard and PRTG to create an “Industry 4.0” application.  We now have the perfect solution for bringing together IT and production.”

Optimised production processes

At Weisser, PRTG has helped take the pressure off staff and has led to better and more efficient use of the machinery. In a pilot project, Kutzschbach connected PRTG to the company’s mold-making machine. Now the operator is notified immediately by an email on his mobile as soon as one job is finished – and he can then start the next production process.
Rainer Gschwendtner, head of IT at Weisser Spulenkörper, is delighted with the results: “No more visits to the factory in the middle of the night, no machines resting idle! This takes the pressure off our team and helps us optimise our processes. Thanks to PRTG, Kutzschbach has very successfully put into practice what industry 4.0 promises in theory.”

The Unified Monitoring value-add



Following Weisser’s success with PRTG, the company has decided to adopt it for its entire IT infrastructure. PRTG’s comprehensive features set mean it can be used across the business in virtually all areas. In addition to monitoring the machines used for manufacturing, PRTG is now used to monitor the company’s hardware including network devices, servers and printers, software such as database applications, complete business processes, as well as virtual environments (VMware, DataCore). As a result Weisser now has a Unified Monitoring solution that offers a single overview of production, IT, and engineering. This is Industry 4.0 in the making.

SUMBER: https://www.iot-now.com/2016/08/19/51386-paesslers-prtg-makes-industry-4-0-a-reality-for-coil-form-manufacturer-weisser/
Share:

Thursday, November 29, 2018

My Matrix Sosialisasikan Peranan Internet dalam Industri 4.0

My Matrix menggelar Tenant Gathering yang bertempat di Chase Plaza Jakarta, 29 November 2018. Acara dihadiri oleh 22 perusahaan dari berbagai latar belakang bisnis.
My Matrix menggelar Tenant Gathering yang bertempat di Chase Plaza Jakarta, 29 November 2018. Acara dihadiri oleh 22 perusahaan dari berbagai latar belakang bisnis.

INFO NASIONAL - Memasuki era industri 4.0, jaringan komunikasi dan arus data menjadi tumpuan pertukaran informasi secara real time, sehingga koneksi yang andal menjadi pondasi yang amat penting bagi setiap bisnis. Berangkat dari hal ini, My Matrix semakin giat memperluas jangkauan demi melayani semakin banyak perusahaan dengan layanan internet serta infrastruktur jaringan yang berkualitas tinggi dan dapat diandalkan setiap saat.
Untuk itu, setelah selesai dengan rangkaian canvassing yang ditutup dengan open booth di Menara Batavia pekan lalu, My Matrix kini menggelar Tenant Gathering di Chase Plaza Jakarta. Acara yang berlangsung Rabu siang, 29 November 2018 dihadiri 22 perusahaan dari berbagai latar belakang bisnis.

"Kita harus melakukan perubahan terhadap sistem bisnis kita, kalau tidak kita akan ketinggalan," ujar GM Business Development dan Business Partnership PT NAP Info Lintas Nusa Renold Rachman mengawali pemaparannya.
Senada dengan itu, Nusa Herlambang, GM Sales & Marketing PT NAP Info Lintas Nusa juga menggarisbawahi peran strategis internet bagi perusahaan masa kini. Inilah, ujar beliau, yang mendorong My Matrix semakin giat berinovasi demi menolong para pengguna menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat.


“Dengan brand My Matrix, kami terus mengembangkan sayap untuk menjawab kebutuhan infrastruktur jaringan dan teknologi informasi perusahaan di seluruh penjuru Tanah Air,” katanya.
Selain diisi dengan perkenalan perusahaan dan produk My Matrix, acara ini turut menghadirkan Ketua DPD APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional) DKI Jakarta Fanky Christian, yang menyampaikan besarnya perhatian serta upaya pemerintah Indonesia dalam mendorong perkembangan industri 4.0.
My Matrix merupakan penyedia infrastruktur jaringan serta teknologi informasi dari PT NAP Info Lintas Nusa. Keunggulan My Matrix terletak pada penggunaan infrastruktur kabel serat optik berkualitas tinggi Matrix Cable System(MCS) diperkuat dengan Matrix Cable Internet Exchange (MC-IX) yang terkoneksi dengan penyedia OTT (Over the Top) dan CDN (Content Delivery Network) di seluruh dunia.(*)
sumber: https://nasional.tempo.co/read/1150901/my-matrix-sosialisasikan-peranan-internet-dalam-industri-4-0/full&view=ok
Share:

Workshop CCTV Network Engineer 2018 Jababeka


Cikarang - Kegiatan workshop CCTV Network Engineering telah di laksanakan pada tanggal 22 November 2018. Acara workshop ini diadakan bersamaan dengan event Smart Cities Indonesia Expo 21-23 November 2018 di Plaza JB, Jababeka Cikarang. Workshop ini dilakukan oleh para trainer yang ahli di bidangnya. 

Dalam kegiatan workshop ini di bagi ke dalam 2 sesi yaitu : Sesi pertama dilakukan oleh team trainer dari Hikvison yang menjelaskan mengenai CCTV IP dan CCTV analog. Sedangkan sesi kedua diisi oleh trainer dari PT. Daya Cipta Mandiri Solusi yang menjelaskan tentang Network Monitoring dengan PRTG.

Peserta workshop ini dari berbagai macam kalangan baik itu dari karyawan, pelajar, mahasiswa bahkan dosen. Dimana dari kegiatan workshop ini di harapakan para peserta mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan mengenai CCTV dan bagaimana cara instalasi CCTV dengan baik. Selain itu, para peserta juga mendapatakan hal yang baru mengenai network monitoring degan PRTG.

Kegiatan ini memberikan sertifikasi untuk para peserta yang hadir dengan sertifikasi dari Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS)  dan Asosasi System Integrator dan Sekuriti Indonesia (ASISINDO).

Nantikan kegiatan kami selanjutnya.
Share:

Seminar Smart Cities , IoT di era Industry 4.0 di Plaza Jababeka Cikarang


Cikarang - Event pameran Smart Cities Indonesia Expo 2018 telah di laksanakan pada tanggal 21-23 November 2018 di Plaza JB, Jababeka Cikarang.Event ini diikuti oleh berbagai macam perusahaan yang bergerak dalam bidang IT.

Tujuan diadakan pemeran smart cities indonesia ini untuk membangun kota yang aman, nyaman bagi masyarakat serta memperkuat daya saing kota dalam bidang perekonomian.



Dalam pameran smart cities indonesia 2018 ini diharapkan dapat mempertemukan pelaku bisnis dengan pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, para perencana dan pengembang smart city dapat mengambil tantangan untuk menciptakan smart city sebagai sebuah inisiatif yang bertujuan untuk membangun komunitas lokal dimana setiap orang dapat mengambil bagian dalam masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik.

Dalam event pameran smart cities indonesia expo 2018 terdapat juga kegiatan seminar Solusi Smart City & IoT di Era Industri 4.0 yang di isi oleh para pembicara yang berkompeten di bidan Smart City dan IoT. Adapun pembicaranya yaitu:

- Bapak  Setiaji ST. M.Si - (Kepala Unit Pengelola Jakarta Smart City Pemprov DKI)
- Bapak  Fanky Christian - Founder of Smart City Information & Education
- Bapak  Chea Thean Teik - Stream Environment Sdn Bhd
- Bapak  Yudo Wardhana - Hikvision
- Bapak  Wey Wey - PT. Daya Cipta Mandiri Solusi
- Bapak  Yohanes, ST - PT. Sinar Mulia Makmur
- Bapak  Prayudi - PT. Sinar Mulia Solusindo
- Bapak  Citrananda Ratrianto - CV. Palang Parkir Indonesia
- Bapak  Surya Odang - Fecsolution
- Bapak  Andi Tanudiredja  - GCRcloud
- Bapak  Lucky - PT. Galva Technologies
- Bapak Janto Widjaja, MBA - HomeScenario Indonesia


Materi yang di bawakan pembicara bermacam-macam antara lain Smart City & IoT di Era Industry 4.0 yang dibawakan oleh bapak Fanky Christian selaku Founder of Smart City Information & Education.


Bapak Yudo Wardhana dari Hikvison sedang membawakan materi mengenai Safe City - An Introduction .


Bapak Janto Widjaja,MBA dari HomeScenario Indonesia sedang menjelaskan tentang Pendekatan & Implementasi Konsep Smart City.




Nantikan acara kami berikutnya
Share:

Sunday, November 4, 2018

Workshop CCTV Network Engineer - Jababeka Cikarang 22 Nov 2018

Bekerjasama dengan HIKVISION, melalui salah satu distributornya, PT Prima Inovasi Teknologi (PIT), anak perusahaan PT Daya Cipta Mandiri Solusi, yaitu PT Kota Cerdas Indonesia akan mengadakan workshop CCTV Network Engineer.



Workshop CCTV Network Engineer diadakan bersamaan dengan kegiatan Smart City Expo 21-23 November 2018 yang dilaksanakan di Plaza JB Hall 2 Jababeka Cikarang.


Ikuti juga kegiatan Seminar Solusi Smart City dan IoT di era Industri 4.0 pada tanggal 21 Nov 2018.





Untuk register visit dapat ke : https://www.tpmi-expo.com/to-visit

Sedangkan untuk registrasi ikut dalam workshop CCTV Network Engineer dapat mendaftar ke Nurmah 0881-8867333. Adapun biaya kegiatan ini adalah Rp.250.000 / orang, dan mendapatkan sertifikat.




Materi yang diberikan adalah operasional CCTV Hikvision dan penggunaan PRTG Network Monitoring. Sertifikasi akan diberikan oleh APTIKNAS - ASISINDO bagi yang hadir, sehingga memudahkan untuk bisa bekerja di perusahaan anggota asosiasi tersebut.




Share:

Kegiatan Pelatihan APJII Academy - Network Level 1 Denpasar - 5-7 Nov 2018

Kegiatan Pelatihan Training of Trainer (ToT) untuk 40 Guru SMK se-propinsi Bali dapat terselenggara atas kerjasama dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia) dengan Telkom Wilayah Denpasar Bali, dengan melibatkan dukungan dari :
- ARUBA
- Hikvision
- PRTG

Kegiatan dilakukan di area Fiber Academy di Denpasar Bali


Sebelum memulai, para guru telah terlebih dahulu mempelajari bahan materi ajar dengan cara mengakses website apjii.academy. Bahan dari para pemateri, terkait dengan Telkom, Aruba, Hikvision dan PRTG telah diberikan di dalam portal tersebut.

Kemudian para guru harus mengikuti Pre-Assessment Test yang dilakukan di awal sebelum kelas dimulai.


Adapun, karena yang dilatih adalah para guru SMK  yang telah memiliki pengalaman dan pengetahuan dasar jaringan, maka pola yang diterapkan adalah Project Based Learning.



Berikut perangkat simulasi network yang digunakan


Dari PT Daya Cipta Mandiri Solusi, selaku Platinum Partner PRTG yang memberikan materi adalah Wey Wey Dermawan selaku CTO.



Dan akhirnya foto bersama dengan para peserta - pengajar yang telah memberikan bahan selama 3 hari.


Nantikan kegiatan pelatihan APJII Academy berikutnya.



Ikuti kegiatan pelatihan SmartCity , IoT dan Industry 4.0 selanjutnya di smartcityindo.com
Share:

Kami hadir di IIXS 8-10 Nov 2018

Kembali kami hadir di Indonesia Internet Expo and Summit 8-10 Nov di JCC Jakarta.


Pameran bergengsi ini di-host oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) , dan kembali didukung oleh APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha TIK Nasional) dan ACCI (Asosiasi Cloud Computing Indonesia).

Kami akan hadir di booth APTIKNAS dan mempresentasikan solusi-solusi untuk monitoring layanan Internet Indonesia.

Bersamaan dengan kegiatan ini dilakukan juga conference Hotel Week yang akan dihadiri ratusan peserta dari kalangan hotel.



Sampai jumpa di booth APTIKNAS.
Share:

Kami hadir kembali dalam JobFair 3 Nov 2018

Kami kembali ambil bagian dalam kegiatan Jobfair pada tanggal 3 Nov 2018. Kegiatan ini diadakan di Mall La Piazza Kelapa Gading , Jakarta Utara.

IMG-20181103-WA0029

PT Daya Cipta Mandiri Solusi - divisi StartSmeUp hadir dalam kegiatan ini bersama APTIKNAS. APTIKNAS juga diberikan kesempatan memberikan pembekalan kepada para pelamar sebelum memasuki aula interview.

IMG-20181103-WA0019

Kegiatan Jobfair ini rutin diikuti oleh APTIKNAS dan anggota-anggota nya untuk mencari bakat pekerja baru, sekaligus melihat tren kebutuhan SDM terkait TIK.

IMG-20181103-WA0020

Kegiatan ini diikuti oleh 35 perusahaan, dan dihadiri 1500 pencari kerja.

IMG-20181103-WA0021

IMG-20181103-WA0022

Kegiatan ini dibuka oleh Walikota Jakarta Utara.

Informasi lowongan seputar anggota APTIKNAS juga dapat diakses di : https://www.aptiknas.id/p/jobfair.html
Share:

Thursday, October 25, 2018

Usung 25 Brand, Taiwan Tawarkan Solusi Pengembangan Smart City di Indonesia


Dalam perhelatan yang sama, Taiwan juga menggelar Seminar “Efficiency Formula for Smart City”





JAKARTA, JITUNEWS.COM – Untuk kedua kalinya, Paviliun Taiwan Excellence berpartisipasi dalam pameran Communic Indonesia 2018.
Kali ini, Taiwan menampilkan keunggulan produk ICT-nya sebagai yang terbesar kedua di dunia. Adapun, pameran ini diadakan pada tanggal 24-26 Oktober 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat. Selama itu, pengunjung akan disuguhkan berbagai teknologi canggih khas buatan Taiwan.
Dalam perhelatannya ini, Paviliun Taiwan Excellence membawa 25 merek terkemuka yang mengusung solusi-solusi inovatif seperti Acer, Advantech, Apacer, Bionime, Geosatdan MSI, dll.



“Kami dari industri asosiasi sangat menantikan kehadiran Taiwan Excellence, karena kami percaya bahwa brand-brand di bawah naungan Taiwan Excellence adalah brand-brand terbaik yang ada di Taiwan,” ujar Fanky Christian, selaku Wakil Ketua Umum Asosiasi Sistem Integrator dan Sekuriti Indonesia (ASISINDO), saat konferensi pers, di Jakarta, Rabu (24/10).
Dalam perhelatan yang sama, Taiwan juga menggelar Seminar “Efficiency Formula for Smart City”, dengan menghadirkan Fanky Christian dan I Gusti Bagus Baskara Nugraha, selaku peneliti Smart City Community and Innovation Center ITB, sebagai pembicara.
“Indonesia sedang mengkampanyekan Gerakan Menuju 100 Smart City, dan responnya terhadap produk teknologi kami sejauh ini sudah sangat baik. Sehingga kami harus bekerja lebih cepat lagi, untuk memperkenalkan produk-produk Taiwan Excellence di Indonesia,” ujar Danny Liao, selaku Direktur Taiwan Trade Center Jakarta.
Danny pun menambahkan, IoT bukan hanya soal personal pengguna sehari-hari saja tapi menyangkut soal kesehatan sampai transportasi publik dan lainnya.
“Kami harap solusi IoT kami bisa dibawa ke Indonesia," harapnya.


@jitunews http://jitunews.com/read/88783/usung-25-brand-taiwan-tawarkan-solusi-pengembangan-smart-city-di-indonesia#ixzz5Uz5yY2hP
Share:

Kontribusi Perusahaan Taiwan Untuk Ekosistem IoT Indonesia



Taiwan terus mengembangkan eksistensinya di dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Taiwan Excellence. Menjadi yang terbesar kedua di dunia, Taiwan Excellence untuk kedua kalinya berpartisipasi dalam Pameran Communic Indonesia di Jakarta. Mereka pun membawa 25 merek perusahaan komunikasi. Seluruhnya bersatu dan membentuk ekosisteminternet of things (IoT).
Secara umum, Taiwan hampir memiliki 20 perusahaan manufaktur yang aktif dalam pengembangan pasar di Indonesia, juga membuka kerjasama kedua negara. Di industri ICT dunia, Taiwan menempati posisi penting dan telah masuk ke pasar-pasar ekspor, seperti ke Amerika Serikat, China, EU, dan sepuluh negara ASEAN. Perusahaan-perusahaan tersebut juga melingkupi pengembangan artificial intelligence (AI), IoT dan teknologi baru di dunia komputer yang diperkirakan nilainya tahun ini mencapai US$ 220 miliar.
Berdasarkan data dari institut penelitian pasar GfK pada Januari 2018, Taiwan sangat kuat di segmen laptop gaming internasional. Data tersebut menyebutkan bahwa peringkat pertama produk laptop gaming dengan harga lebih dari US$ 1.000 per unit diduduki oleh Asus dengan pangsa pasar 22% di seluruh dunia. Sementara, saudara dekatnya Acer, menduduki posisi kelima dengan pangsa pasar 9%.
“Taiwan cukup terkenal di dunia TIK Kondisi ini yang mendorong kerjasama antara Taiwan dan Indonesia,” ujar Fanky, Wakil Ketua Umum Asosiasi Sistem Integrator dan Sekuriti Indonesia (ASISINDO).
Melalui pameran ini, Taiwan banyak menampilkan beragam teknologi yang mereka miliki, khususnya yang mendukung ekosistem kota pintar di Indonesia. Di sini, Taiwan Excellence juga mengundang perwakilan dari Geosat Aerospace & Tech yang berbagi soal kondisi industri komunikasi di Taiwan dan mendeskripsikan kerjasama antara Indonesia dengan Taiwan.
Editor: Sigit Kurniawan
sumber: http://marketeers.com/kontribusi-perusahaan-taiwan-untuk-ekosistem-iot-indonesia/
Share:

Sunday, October 21, 2018

Ketika Teknologi Membantu Menaikkan Omzet Pedagang Tanah Abang

TANAH Abang merupakan pusat grosir terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Pasar yang ada sejak 30 Agustus 1735 tersebut menjual berbagai macam produk tekstil mulai dari busana muslim hingga kain. Nilai transaksi yang ada di sana pun fantastis yakni mencapai Rp200 miliar dengan lebih dari 30 ribu pedagang. Sejak zaman dahulu, sistem penjualan yang dilakukan oleh para pedagang di Tanah Abang adalah penjualan secara offline.
Maraknya jual beli barang secara online terasa menggerus keberadaan para pedagang di Tanah Abang. Jika mereka tak melakukan inovasi, perlahan-lahan usaha mereka akan habis oleh pedagang online. Tak ingin nasib Tanah Abang sama seperti mal-mal besar yang tutup, salah satu pengelola gedung peduli tentang hal tersebut.
pasar
Perlunya asistensi bagi pedagang offline menuju online. (Foto: Pexels/Burst)
Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) pun menfasilitasi para pedagang Tanah Abang di blok B untuk bisa menjual produknya secara online. Dengan tajuk from offline to online para pengusaha Tanah Abang diajarkan untuk mengubah platform penjualan dari offline menjadi online.
Tren from offline to online sebenarnya telah berlaku secara global sejak 2016. Sayangnya para pengusaha Indonesia tidak terlalu care dengan sistemnya. “Yang menarik bagaimana menjaga pengusaha offline supaya bisa online. Umumnya pedagang offline sudah stabil secara ekonomi karena harga sewa kios di Tanah Abang cukup tinggi,” ujar Ketua APTIKNAS, Soegiharto Santoso.
soegiharto santoso
Soegiharto Santoso mengajak pengusaha offline ke online. (Foto: MP/Dickie Prasetia)
Kendala yang dihadapi adalah banyak pengusaha lama yang sudah berumur dan tak mengerti online. Mereka coba membantu para pedagang offline yang tak paham teknologi supaya mereka bisa menjual produk secara online. Untuk mendukung from offline to online di pasar Tanah Abang blok B, mereka menyediakan fasilitas Online Sales Assistant (OAS). OAS terdiri dari generasi milenial yang siap membantu para pedagang offline. Para pengusaha UMKM datang ke OAS untuk memfoto produk mereka kemudian menaikkan produk mereka di sosial media dan blog.
“Sayangnya ada beberapa pedagang yang mengeluh sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membeli blog tetapi produknya tetap tak laku. Untuk itu kami juga menyediakan market place. Dalam hal ini kami bekerjasama dengan Bukalapak,” urainya.
pasar
Adanya marketplace yang membantu pedagang menjual barangnya. (Foto: Pexels/Min An)
APTIKNAS meminta pedagang blok B Tanahg Abang untuk menjual barangnya di market place supaya mereka merasakan manisnya berjualan secara online. Dengan adanya market place mereka bisa menjangkau konsumen lebih luas. Ada beberapa pengusaha di Tanah Abang sangat bergantung dengan tim OAS, ada pula beberapa pedagang yang bisa menjual barangnya secara mandiri.Dari penjualan secara online tersebut, keuntungan yang didapat pedagang Blok B Tanah Abang naik mencapai Rp500 ribu hingga Rp1.2 juta. (avia)
sumber: https://merahputih.com/post/read/ketika-teknologi-membantu-menaikan-omzet-pedagang-tanah-abang
Share:

Wednesday, October 17, 2018

Pelatihan UKM Goes Online - StartSmeUp - iReapPOS - Apps2u 16 Okt 2018 Blok B Tanah Abang

Bertempat di Ruang Serbaguna Blok B Tanah Abang, Pihak Pengelola dan StartSmeUp.ID - sebagai divisi dari PT Daya Cipta Mandiri Solusi, anggota Asosiasi Pengusaha TIK Nasional, kembali mengadakan kegiatan Pelatihan / Workshop UKM Goes Online.

Kegiatan kali ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan tahun lalu di tempat yang sama, yang semula melibatkan Bukalapak. Kali ini melibatkan 2 anggota APTIKNAS, dengan produk unggulan mereka untuk membantu UKM, yaitu : iReapPOS (Aplikasi Point of Sales) dan Apps2U (Platform online membuat apps).

Hadir dalam kesempatan kali ini, Ibu Bevi Linawati selaku BM Pengelola Mal Blok B Tanah Abang, Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso, Ketua DPD DKI APTIKNAS Fanky Christian, dan juga tamu dari luar jakarta, Tritan (DPD APTIKNAS JATIM) dan Mr. Tao (INSPUR China).


Foto. Suasana Blok B Tanah Abang, selaku pusat fashion terbesar Indonesia, yang telah efektif menerapkan Offline to Online (O2O). Tampak dalam gambar toko yang merupakan pedagang O2O.


Pihak pengelola menyediakan 1 kiosk untuk membantu tenant dalam mengelola bisnis online nya. Dan APTIKNAS melalui StartSmeUp.ID terlibat aktif di dalamnya.




Suasana di dalam Kiosk Kreatif, ada komputer, Manekin (ruang studio), dan proyektor untuk training dan pelatihan UKM Goes Online. Kiosk Kreatif terletak di Lantai 5.


Para pembicara yang hadir (ki-ka) : Ketua DPD DKI APTIKNAS Fanky Christian, CEO PT Sterling Tulus Cemerlang Andy Djojo , Hesty , Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso, GM Blok B Tanah Abang Bevi Linawati , DPD APTIKNAS JATIM Tritan , INSPUR China Mr. Tao.


Foto bersama para peserta yang hadir dalam sesi 1.

Sesi pertama membahas penggunaan Point of Sales berbasis aplikasi Android yang dikembangkan oleh iReapPOS.



Sesi kedua membahas pembuatan Apps dengan menggunakan platform aplikasi Apps2U





Semua peserta sangat antusias mendengarkan dan bertanya mengenai aplikasi-aplikasi ini dan sangat berguna bagi pengembangan usaha mereka.

Nantikan training UKM Goes Online berikutnya.



Share:

Monday, October 15, 2018

Kami menerima Sertifikat PLATINUM Partner PRTG untuk Indonesia

Bersamaan dengan Yearly Meeting PRTG , kami melakukan customer visit dan meeting di kantor Pusat PAESSLER di kota Nuremberg , Jerman.

Hadir bersama dengan kami, customer dari Paessler, yaitu BAKTI Kominfo dan ITB yang selama ini melakukan analisa data atas PRTG yang terpasang.

Dalam kesempatan yang sama, kami juga menerima sertifikat Platinum Partner PRTG



Sertifikat ini membuat kami satu-satunya Platinum Partner di Indonesia.

Dan kami juga menyerahkan kenang-kenangan, berupa Becak. Becak yang merupakan alat transportasi Jakarta, menunjukkan betapa usaha kami (berkeringat) untuk membantu mengembangkan PRTG di Indonesia, dan kami berusaha terus melangkah maju.

Dan diterima dengan baik oleh CEO Paessler.



Kami sangat senang menerima sertifikat ini, dan ini juga menjadikan perusahaan kami sebagai satu-satunya training partner PRTG di Indonesia.


Share:

Saturday, October 6, 2018

Pelatihan UKM Goes Digital di Blok B Tanah Abang 16 Okt 2018

Geliat para pedagang UKM untuk gunakan media online didukung penuh oleh pengelola Blok B Tanah Abang yang merupakan member dari Agung Podomoro Group.

Bersama dengan Pihak Pengelola Mal Blok B Tanah Abang Jakarta, APTIKNAS melalui salah satu anggotanya - StartSmeUp.ID akan mengadakan pelatihan terkait.

Adapun StartSmeUp.ID merupakan salah satu startup binaan PT Daya Cipta Mandiri Solusi (www.dayaciptamandiri.com)

Kegiatan ini akan menampilkan 2 anggota APTIKNAS terkait aplikasi POS System IReapPOS (www.ireappos.com)  dan platform untuk buat aplikasi Apps mandiri Apps2U (www.apps2u.id)

1. Menggunakan Point of Sales (POS) System / Kasir Elektronik



2. Membuat Apps Android / Iphone dengan Apps2U





Nantikan terus kegiatan kami untuk membantu UKM gunakan TIK.


Share:

Thursday, September 27, 2018

DESKTOP CENTRAL UEM EDITION

DESKTOP CENTRAL UEM EDITION  





The UEM Edition is basically a new licensing model in addition to the Professional, 

Enterprise and Free Editions that we already have in Desktop Central. 

​ 



‌UEM Edition = DC Features + MDM + Modern Management for Windows 10 + OSD  

The UEM Edition offers proven Desktop Central features, MDM, Modern Management 

for Windows 10 and OSD - all under one single license, without having to purchase 

those functionalities as separate add-ons, thus simplifying the otherwise complex 

licensing model. 

‌Modern Management 

The Modern Management capability enables customers to achieve MDM-like functions 

for all devices running Windows 10 including: 

●Silent installation and uninstallation of Windows Store Apps;  

●Performing profile distribution including distributing wifi, email and VPN profiles 

over-the-air;  

●Applying security commands like corporate and complete wipe;  

●Geotracking;  

●Applying kiosk mode (which comes in handy especially in case of digital 

signage). 

SPECIFIC INSTANCES WHERE YOU COULD PITCH THE DESKTOP 

CENTRAL UEM EDITION 

‌ 

1. Need to manage desktops and mobiles simultaneously 

When an organization needs to manage a diverse set of endpoints including both 

desktops and mobile devices, you can ask the customer to consider the UEM edition, 

instead of purchasing the MDM add-on separately. This is especially useful when the 

organization is looking to introduce mobility or expand it. The firm can simply unenroll 

some of their legacy systems and instead enroll those many mobile devices, without 

causing any complications in licensing.  

2. Organization wants to manage a Windows 10 Fleet 

You can also pitch it when an organization wants to manage a fleet of Windows 10 

laptops. They can avail all the Modern Management capabilities listed above using the 

UEM edition.  

3. Organization has Legacy Systems in addition to other devices 

In cases where the organization has to manage legacy systems in addition to other 

device-types, the Desktop Central UEM edition should be the ideal choice  as we 

evolved from a CMT vendor to a UEM solution. Hence, we have very strong capabilities 

when it comes to Patch Managment, Software Deployment and Remote Control for 

legacy PCs compared to other vendors in the market who evolved from being Mobile 

Device Management vendors to UEM. 

4. Need for OS Imaging and Deployment in addition to DeviceManagement  

It's best to pitch the UEM edition when the organization needs to perform OS Imaging 

and Deployment in addition to Device Management.  

 Lihat webinar nya disini



Share:

Saturday, September 22, 2018

Acer dan Brand Teknologi Taiwan Optimis Kukuhkan Posisi di Indonesia

Jakarta, Selular.ID – Indonesia dinilai sejumlah perusahaan teknologi asing sebagai pasar yang menjanjikan, seperti vendor asal Taiwan. Nama-nama besar seperti Asus, Acer, HTC, Gigabyte dan lainnya sejak lama hingga kini banyak memboyong produk mereka ke Indonesia. Respon masyarakat Indonesia pun cukup besar terhadap produk mereka.
Melihat potensi tersebut, Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) menggelar Taiwan Excellence Day pada 20-22 September 2018 di kawasan Jakarta Selatan. TAITRA sendiri merupakan asosiasi yang menaungi brand taiwan tersebut. Melalui perhelatan ini, Taiwan memboyong 21 brand ternama seperti ACER, Advantech, Edimax, FECA, Noveltek, Silicon Power dan banyak lagi. Acara ini bertujuan memperluas pasar di Indonesia pada tahun 2018.
“Taiwan Excellence sudah melakukan kampanye di beberapa kota di Indonesia sejak tahun 2010. Kota tersebut mencakup Bali, Makassar, Medan, Palembang, Surabaya, Yogyakarta dan Jakarta. Hasil yang dicapai pun cukup signifikan, dimana terdapat peningkatan di sektor ekspor dan impor Taiwan maupun Indonesia,” ujar Danny Liao, Director of Taiwan Trade Center Jakarta melalui keterangan tertulisnya.
Jack Chen-Huan Hsiao selaku Director Economic Division of Taipei Economic and Trade Office (TETO) Indonesia menambahkan bahwa Perdagangan bilateral Taiwan dengan Indonesia pada tahun 2017 hampir mencapai USD 8 Miliar. Dibandingkan tahun sebelumnya terjadi peningkatan sebesar 14% dengan total USD 1 Miliar.
“Kami ingin memperkenalkan produk-produk inovatif berkualitas dari Taiwan kepada masyarakat Indonesia. Kami juga mengundang para pelajar maupun pekerja dari Indonesia untuk memasarkan produk-produk berkualitas asli Indonesia ke Taiwan,” pungkas Jack Chen.
Taiwan Excellence Day yang digelar 20 September 2018 juga menghadirkan sesi seminar bertema Smart Solution Cooperation between Taiwan and Indonesia dengan turut mengundang Wakil Ketua Umum Asosiasi Sistem integrator dan Sekuriti Indonesia (ASISINDO) Fanky Christian, Direktur Sistem dan Teknologi lnformasi ITB yang juga merupakan Ketua Kompartement Smart Model, Standar, Arsitektur dan Teknologi dari Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas. Kemudian dihadiri oleh Didit Haryanto, Produk Manager Acer Indonesia, Arry Akhmad Arman, Kepala Sektor bidang lIOT Advantech Ramdhani Gumilar dan Chief Representative Officer Edimax Tina Lau. Diskusi tersebut membahas secara mendalam serta menganalisa kecenderungan perkembangan industri cerdas Taiwan dan Indonesia.
“Acer memiliki lini bisnis notebook dan PC, produk IoT dan layanan service center. Market Indonesia yang besar membuat kami optimis memasarkan semua produk Acer,” tutup Didit Haryanto, Produk Manager Acer Indonesia.
sumber: https://selular.id/2018/09/acer-dan-brand-teknologi-taiwan-optimis-kukuhkan-posisi-di-indonesia/
Share:

Sunday, September 9, 2018

Ikuti Seminar Smart City dan pameran di Taiwan Excellence Day 20-22 Sep 2018

Kegiatan Taiwan Excellence Day kembali akan diadakan di Jakarta, yaitu pada tanggal 20 dan 21 September 2018. Kali ini akan dilangsungkan di Sheraton Hotel, Gandaria City di Ballroom 3, Jakarta Selatan.


Pameran Smart City akan diisi oleh para pakar dan penggiat Smart City. Adapun smart city adalah salah satu fokus APTIKNAS pada tahun ini.

APTIKNAS akan berperan serta dalam Seminar 1 yang diadakan di 20 Sept 2018, jam 14.00 - 17.00. Pastikan kedatangan anda ke seminar tersebut.

Adapun daftar perusahaan Taiwan yang ikut, dapat didownload disini

Kami akan hadir mempresentasikan salah satu unit bisnis kami, www.smartcityindo.com
Sampai bertemu disana

Share:

Friday, August 24, 2018

INDONESIA CONVENTION: CLOUD & DATACENTERS 5 Sep 2018

BATAM MAKING ITS DIGITAL MARK ON THE INDONESIAN DIGITAL ECONOMY

DC1st is launching their first planned DC campus in ASEAN that would support the deployment of 2 to 4 DCs under their brand name of Nexus Datacenter Indonesia. It is designed as a Multi-Tier DC campus with technologies that enhance its efficiency, physical security and resiliency. Ideally located in the newly launched multimillion-dollar Nongsa Digital Park, Nexus Datacenter Indonesia will be the physical manifestation of the proposed digital bridge that connects the digital economy of Indonesia to the world working in collaboration with Jakarta today.

Find out more about the digital projects going on in Indonesia. A soft launch of Nexus Datacenter Indonesia will be held at W.Media’s Indonesia Convention: Cloud & Datacenter in Jakarta. Do not miss out on the international speakers and local industry veterans who will be speaking at the convention. They will highlight the important aspects of digital transformation, cloud computing, Disaster Recovery Plans (DRP) and data centers that all professionals must know.
INDONESIA CONVENTION: CLOUD & DATACENTERS

Your registration is well received. Please save the date in your calendar.

DATE:             Wednesday, 5 September 2018
TIME:              8.00 am to 5.00 pm
VENUE:          Grand Ballroom 1 & 2A, Fairmont Hotel, Jakarta
AGENDA:       https://w.media/cdc-id-2018/agenda/

RECOMMEND YOUR INDUSTRY FRIENDS & COLLEAGUES

1. They can request for a Sponsored Convention Pass @ S$0 via this link
2. Alternatively they can email partner@w.media for our Convention Concierge Team to assist

*An all-inclusive event for Telco and Data Center Operators, Hyperscale, Webscale, Enterprise and Government End Users, Consulting Engineers, and System Integrators
OVER 30 INDUSTRY EXPERT SPEAKERS
JOIN 300 SENIOR IT PROFESSIONALS
Bukalapak, Tokio Marine Life Insurance Indonesia,Ganawas Indonesia, Howden Insurance Brokers Indonesia, NetGain Systems, Mitra Solusi Telematika, Tekno Logika Utama, Nusan Pharmaceuthical, Agung Sedayu Group, LIFULL Media Indonesia, PERUM LKBN ANTARA, RS.UKI, Astra Tol Nusantara, Orbitaldis, AKATELKOM, Talisman Sakakemang, Indonesian Agency for Creative Economy, Senayan Trikarya Sempana, KSORKA Group, Donggi-Senoro, PRATESIS, United Transworld Trading, Infotech Solutions, Citibank N.A, Sekolah Santa Laurensia,  Bank Commonwealth Indonesia, BATAN,  Offshore Works Indonesia, PWC Indonesia, Dunia Tehnik, DOKU, INDAH KIAT PULP & PAPER, Arutmin indonesia, CIMB Niaga, IBM Indonesia, JakPRO Cyber ID, Bank Indonesia, Santa Laurensia School, Graha Teknologi Nusantara, Bank HSBC Indonesia, Jakarta Propertindo, Traveloka, Packet Systems Indonesia, Amerta Indah Otsuka,  PRADATA INTEGRA MEDIA, Astra International, Commonwealth Bank Indonesia, Packet Systems Indonesia, IBM Indonesia, Indo Internet, Lintasarta, CITILINK INDONESIA, Telkomsigma, NEC Indonesia, SAM-Group Holding Company, PT Bank Maybank Syariah Indonesia, Lion Super Indo, OCBC NISP, Kementrian Pertahanan RI, and many more!

Share:

Search

Our Events

Kami hadir di IIXS 8-10 Nov 2018

Kembali kami hadir di Indonesia Internet Expo and Summit 8-10 Nov di JCC Jakarta. Pameran bergengsi ini di-host oleh APJII (Asosiasi Pe...